Red Valley at Pubtalk by SOUNDPUB x UTERO Indonesia

A+A-
Reset

Red Valley adalah band bergenre alternative rock yang lahir di Kota Malang, Jawa Timur, pada bulan Mei 2024. Band ini digawangi oleh empat personel, yakni Wara Valerie (Vokalis), Ega (Gitaris), Odiet (Bassist), dan Airen (Drummer). Mereka berasal dari kota dan lembah yang dikelilingi pegunungan, yaitu Malang.

โ€œBand ini mengusung karya seni musik yang kompleks, dengan latar genre musik dari masing-masing personel, yaitu heavy metal, rock, punk, dan style musik pop. Salam merah, dari kami. Selamat menikmati PARA RANGER MERAH,โ€ demikian kata Red Valley dikuti dari kana YouTube mereka.

Meski baru seumur jagung, mereka langsung melahirkan album perdana bertajuk โ€œMโ€. Album itu merepresentasikan perasaan manusia itu sendiri. โ€Manusia adalah makhluk yang sangat kompleks, dan selalu penuh dengan perasaan yang beragam, sehingga ini yang mempengaruhi karakteristik karya yang kami buat di album perdana kami,โ€ kata mereka.

Dalam album โ€œMโ€ tersebut, Red Valley menyampaikan bahwa terdapat 8 lagu yang menggugah selera dengan notasi dan beat yang variatif serta lirik yang lugas dan emosional. Kedelapan lagu itu antara lain, yakni Marah, Million, Merah, Mimpi, Melancholia, Malang, Messenger, dan Malam.

Dari delapan lagu di alum โ€œMโ€ tersebut, empat lagu diantanya, yakni Marah, Million, Merah, dan Mimpi sudah resmi dirilis oleh Red Valley di berbagai Digital Service Provider (DSP) atau Penyedia Layanan Digital seperti Spotify, Apple Music, serta YouTube Music.

Untuk selengkapnya, simak perbincangan seru dan asyik bersama Red Valley dalam podcast atau siniar bertajuk Pubtalkย  by SOUNDPUB x UTERO INDONESIA.

Tinggalkan Komentar! Mari Berdiskusi

Catatan:
Dengan mengisi formulir ini, Anda setuju dengan penyimpanan dan penanganan data Anda oleh EPOCHSTREAM. Kami tentu menjamin kerahasiaan dan keamanan data Anda sesuai peraturan yang berlaku. Selengkapnya, baca Kebijakan Privasi dan Ketentuan Layanan kami.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses