Melatih Kreativitas dengan SCAMPER Checklist

A+A-
Reset

SCAMPER Checklist for Brainstorming adalah sebuah kerangka kerja yang dikembangkan oleh Bob Eberle dan Sidney Parnes pada tahun 1950-an. Bob Eberle dan Sidney Parnes adalah dua psikolog kreativitas yang terkenal karena kontribusi mereka dalam bidang pemikiran kreatif dan inovasi.

SCAMPER merupakan singkatan dari tujuh teknik yang dapat digunakan untuk merangsang pemikiran kreatif: Substitute (gantikan), Combine (gabungkan), Adapt (sesuaikan), Modify (modifikasi), Put to other uses (gunakan untuk tujuan lain), Eliminate (hilangkan), dan Reverse (balikkan). Teknik-teknik ini membantu dalam menghasilkan ide-ide baru dan inovatif dalam proses brainstorming.

SCAMPER telah digunakan secara luas dalam berbagai konteks, termasuk bisnis, pendidikan, dan seni. Metode ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan seseorang untuk berpikir kreatif dan menemukan solusi baru untuk mengatasi masalah yang rumit.

SCAMPER Checklist for Brainstorming adalah satu di antara teknik brainstorming yang populer yang digunakan untuk membantu tim menghasilkan ide-ide baru dan kreatif. Metode ini mengajarkan orang untuk berpikir “di luar kotak” dan mempertanyakan hal-hal yang sudah ada dengan tujuan menciptakan solusi baru yang inovatif.

Checklist SCAMPER for brainstorming terdiri atas tujuh kata kunci yaitu (1) Substitute, (2) Combine, (3) Adapt, (4) Modify/ Magnify/ Minify, (5) Put to other uses, (6) Eliminate, dan (7) Reverse/ Rearrange. Setiap kata kunci ini dapat digunakan untuk memandu pembicaraan dan menghasilkan ide-ide baru.

1. Substitute (Ganti)

Kata kunci ini mengajarkan untuk mencari alternatif untuk sesuatu yang sudah ada. Contohnya adalah dengan mencari bahan pengganti atau cara yang berbeda untuk melakukan sesuatu. Misalnya, jika produk menggunakan bahan tertentu, tim dapat mencari bahan yang lebih ramah lingkungan atau lebih ekonomis untuk digunakan.

2. Combine (Gabung)

Kata kunci ini mengajarkan untuk menggabungkan dua hal yang berbeda untuk menciptakan solusi yang lebih baik. Contohnya adalah dengan menggabungkan dua produk yang berbeda menjadi satu produk yang lebih berguna dan fungsional.

3. Adapt (Adaptasi)

Kata kunci ini mengajarkan untuk mengadaptasi sesuatu yang sudah ada untuk situasi atau kebutuhan yang berbeda. Misalnya, dengan mengubah cara penggunaan atau menambahkan fitur baru pada produk yang sudah ada agar lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.

4. Modify/ Magnify/ Minify (Ubah/ Perbesar/ Kecilkan)

Kata kunci ini mengajarkan untuk mengubah sesuatu yang sudah ada menjadi lebih besar atau lebih kecil, atau mengubah sesuatu dengan cara lain. Misalnya, dengan membuat produk lebih ringan atau lebih kecil agar lebih mudah dibawa atau digunakan.

5. Put to other uses (Gunakan untuk tujuan lain)

Kata kunci ini mengajarkan untuk mempertimbangkan cara-cara baru untuk menggunakan sesuatu yang sudah ada. Contohnya adalah dengan menggunakan produk yang biasanya digunakan untuk satu tujuan diarahkan untuk tujuan yang berbeda.

6. Eliminate (Hapus)

Kata kunci ini mengajarkan untuk menghapus bagian yang tidak perlu dari sesuatu untuk meningkatkan kinerja atau kegunaannya. Misalnya, dengan menghapus fitur atau komponen dari produk yang tidak diperlukan atau tidak efektif atau tidak efisien.

7. Reverse/ Rearrange (Balik/Atur ulang)

Kata kunci ini mengajarkan untuk membalik atau mengubah urutan sesuatu untuk menciptakan solusi yang berbeda. Misalnya, dengan membalik urutan langkah dalam proses produksi atau mengubah urutan fitur pada produk untuk menciptakan produk yang lebih menarik dan mudah digunakan.

SCAMPER Table - EPOCHSTREAM

 

Penerapan SCAMPER Checklist

SCAMPER checklist dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan konteks. Dalam bisnis, checklist ini dapat digunakan untuk menghasilkan ide-ide baru untuk produk, layanan, atau strategi pemasaran. Dalam pendidikan, teknik ini dapat digunakan untuk membantu siswa dalam menyelesaikan tugas kreatif atau proyek.

Berikut ini adalah contoh penerapan SCAMPER checklist dalam bisnis:

1. Substitute (Ganti)

Jika bisnis Anda menggunakan bahan atau komponen yang mahal atau sulit didapat, Anda dapat mencari bahan pengganti yang lebih murah atau lebih mudah didapat. Misalnya, dengan mencari alternatif bahan untuk membuat produk yang lebih ramah lingkungan dan lebih ekonomis.

2. Combine (Gabung)

Anda dapat menggabungkan dua produk yang berbeda menjadi satu produk yang lebih fungsional dan menarik (bundling). Misalnya, dengan menggabungkan teknologi VR (Virtusl Reality) dengan produk mode (fashion) untuk menciptakan pengalaman belanja yang lebih menarik.

3. Adapt (Adaptasi)

Anda dapat mengadaptasi produk yang sudah ada agar sesuai dengan kebutuhan pasar atau pengguna. Misalnya, dengan menambahkan fitur baru pada produk agar lebih sesuai dengan kebutuhan pembeli bsrang/ pengguna jasa.

4. Modify/ Magnify/ Minify (Ubah/ Perbesar/ Kecilkan)

Anda dapat mengubah ukuran atau bentuk produk agar lebih mudah digunakan atau lebih menarik. Misalnya, dengan membuat produk yang lebih ringan dan mudah dibawa atau mengubah desain produk untuk lebih menarik dan inovatif.

5. Put to other uses (Gunakan untuk tujuan lain)

Anda dapat mempertimbangkan cara-cara baru untuk menggunakan produk atau layanan Anda. Misalnya, dengan menggunakan produk Anda untuk keperluan promosi atau sponsor acara.

6. Eliminate (Hapus)

Anda dapat menghapus fitur atau komponen produk yang tidak diperlukan atau tidak efektif. Misalnya, dengan menghilangkan fitur yang kurang berguna pada produk atau mengurangi jumlah pilihan warna pada produk.

7. Reverse/ Rearrange (Balik/ Atur ulang)

Anda dapat membalik atau mengubah urutan langkah dalam proses produksi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produk. Misalnya, dengan mengubah urutan langkah dalam proses produksi untuk mengurangi waktu dan biaya produksi.

Dalam menggunakan SCAMPER checklist, penting untuk mengajak seluruh anggota tim untuk berpartisipasi dalam proses brainstorming. Setiap anggota tim dapat memberikan ide dan pandangan yang berbeda sehingga dapat menghasilkan ide-ide baru dan inovatif yang lebih kreatif dan bermanfaat. Selain itu, penting juga untuk mempertimbangkan konteks dan kebutuhan pasar dalam menghasilkan ide-ide baru agar lebih relevan dan berhasil dalam implementasinya.

Kesimpulan

SCAMPER checklist merupakan teknik brainstorming yang efektif dalam membantu tim menghasilkan ide-ide baru dan kreatif dalam berbagai situasi dan konteks. Dengan menggunakan checklist ini, tim dapat mempertanyakan hal-hal yang sudah ada dan mencari solusi baru yang lebih inovatif dan efektif dalam mencapai tujuan bisnis.

Tinggalkan Komentar! Mari Berdikusi

Catatan:
Dengan mengisi formulir ini, Anda setuju dengan penyimpanan dan penanganan data Anda oleh EPOCHSTREAM. Kami tentu menjamin kerahasiaan dan keamanan data Anda sesuai peraturan yang berlaku. Selengkapnya, baca Kebijakan Privasi dan Ketentuan Layanan kami.

ARTIKEL TERKAIT