Ekonomi Kreatif: Mesin Baru Pertumbuhan Indonesia

A+A-
Reset
Dengarkan Berita

Ekonomi kreatif kini bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan mesin pertumbuhan ekonomi global. Laporan Creative Economy Outlook 2024 yang dirilis UNCTAD menegaskan, sektor ini menyumbang antara 0,5–7,3 persen PDB dan menyerap hingga 12,5 persen tenaga kerja di berbagai negara. Bahkan, nilai ekspor jasa kreatif dunia menembus 1,4 triliun dolar AS pada 2022—dua kali lipat dibanding ekspor barang kreatif.

Bagi Indonesia, peluang ini terbuka lebar. Pada 2021, kontribusi ekonomi kreatif Indonesia mencapai 82 miliar dolar AS dan menyerap 24 juta tenaga kerja. Dengan kekayaan budaya, talenta muda yang melimpah, serta penetrasi digital yang semakin luas, Indonesia berpotensi masuk jajaran 10 besar eksportir ekonomi kreatif dunia.

Namun, jalan menuju ke sana tidak mudah. Digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI) memang membuka ruang inovasi, tapi juga menimbulkan risiko monopoli platform global, persoalan hak cipta, hingga privasi data. Di sisi lain, industri kreatif juga ditantang untuk ramah lingkungan. Fesyen, musik, hingga perfilman disebut masih memiliki jejak karbon tinggi, sehingga transisi ke praktik hijau menjadi keniscayaan.

Lalu apa yang harus dilakukan Indonesia?

Pertama, memperkuat ekspor subsektor unggulan seperti film, animasi, musik, fashion, dan kriya. Kedua, memberi akses teknologi digital—dari AI hingga big data—bagi UMKM kreatif agar tak tertinggal. Ketiga, mendorong ekonomi kreatif hijau lewat sertifikasi dan standar produksi berkelanjutan. Keempat, memperkuat regulasi persaingan digital agar pelaku kecil tidak terpinggirkan.

Ekonomi kreatif bukan hanya soal bisnis, tapi juga soal identitas dan diplomasi budaya. Indonesia punya modal besar untuk menjadikan karya anak bangsa tidak hanya berjaya di dalam negeri, tetapi juga mendunia.

Jangan Lupa! Tinggalkan Komentar

Catatan:
Dengan mengisi formulir ini, Anda setuju dengan penyimpanan dan penanganan data Anda oleh EPOCHSTREAM. Kami tentu menjamin kerahasiaan dan keamanan data Anda sesuai peraturan yang berlaku. Selengkapnya, baca Kebijakan Privasi dan Ketentuan Layanan kami.