Presiden Prabowo Subianto mengungkap bahwa ada beberapa orang yang berupaya menyuap dirinya selama satu tahun ini menjabat sebagai kepala negara. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 7 Januari 2026.
Prabowo mengaku merasa heran dengan banyaknya pihak yang mencoba mendekatinya demi kepentingan tertentu selama satu tahun kepemimpinannya. “Aku satu tahun aja jadi Presiden, geleng-geleng kepala juga saya. Berapa kali saya mau disogok bolak-balik, datang minta ini minta itu,” ungkap Prabowo dalam sambutannya.
Menanggapi berbagai upaya tersebut, Prabowo menegaskan bahwa dirinya tetap memilih untuk patuh pada aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Ia menyatakan tidak ingin terlibat dalam praktik tersebut. “Saya tegakkan peraturan, tegakkan sesuai dengan kepentingan bangsa dan negara. Saya enggak ikut-ikut yang lain-lain,” tegasnya.
Prabowo juga memberikan peringatan kepada para pejabat atau pembantunya di pemerintahan agar memahami visi yang ia jalankan terkait pengelolaan kekayaan negara. Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah untuk menjalankan aturan sesuai Undang-Undang Dasar 1945 demi kemakmuran rakyat.
Presiden bahkan meminta secara terbuka agar pihak-pihak di dalam jabatannya yang tidak sejalan dengan prinsip tersebut untuk segera mundur dari jabatannya. “Yang tidak paham, keluar saja dari jabatan, segera mundurkan diri. Banyak yang bisa gantikan saudara-saudara,” tegas mantan Menteri Pertahanan (Menhan) RI tersebut.



