Serap Aspirasi Ulama, Wapres Gibran Sowan ke Pesantren Amanatul Ummah Mojokerto

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyambangi Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang berlokasi di Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Selasa, 3 Februari 2026. Foto: BPMI Setwapres

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyambangi Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang berlokasi di Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Selasa, 3 Februari 2026. Kunjungan ini dalam rangka menjaga silaturahmi dan dialog berkelanjutan dengan para ulama serta pimpinan pesantren.

Dalam pertemuan tersebut, Wapres menjelaskan bahwa kunjungannya bertujuan untuk mendapatkan masukan langsung dari para tokoh agama. Menurutnya, peran ulama sangat krusial sebagai penuntun moral sekaligus mitra pemerintah dalam menghadapi berbagai dinamika serta menjaga arah pembangunan bangsa.

“Saya sowan untuk mendapatkan saran, masukan, evaluasi, atau apa pun itu. Selama lebih dari satu tahun kami bersama Pak Presiden Prabowo memimpin, banyak sekali tantangan dan dinamika yang kami hadapi,” ujarnya. Salah satu dinamika tersebut, kata Wapres, adalah terjadinya sejumlah musibah dan bencana di berbagai daerah di Indonesia.

Ia mengungkapkan bahwa berbagai bencana alam yang melanda tanah air pada penghujung tahun lalu dan awal tahun ini menjadi bahan refleksi bagi pemerintah. Ia pun memohon dukungan serta doa dari para ulama agar proses pemulihan di berbagai wilayah terdampak dapat berjalan optimal.

“(Musibah dan bencana alam) ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Kami baru saja kembali dari Tamiang, Aceh, yang kini sudah memasuki masa pemulihan. Oleh karena itu, kami mohon doa dan dukungan dari para kiai agar proses pemulihan ini bisa berlangsung lebih cepat dan lancar,” ungkap mantan Wali Kota Surakarta tersebut.

Lebih lanjut, Gibran menyampaikan perkembangan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren yang merupakan realisasi dari aspirasi para kiai. Ia menyebutkan bahwa pembentukan Ditjen Pesantren ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan pesantren yang saat ini diakuinya masih memiliki banyak persoalan.

Selain itu, Wapres turut membahas rencana pengembangan Kampung Haji sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji dan umrah yang beribadah ke Tanah Suci Mekkah. “Sudah ada beberapa bangunan dan lahan yang melalui proses negosiasi oleh Danantara. Ke depan, ini diharapkan dapat mempermudah serta meningkatkan pelayanan bagi warga kita yang melaksanakan haji dan umrah,” tuturnya.

Terakhir, Wapres menitipkan pesan kepada pemerintah daerah agar program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto dapat diimplementasikan secara optimal di Kabupaten Mojokerto. “Saya titip kepada Pak Bupati, mohon agar program-program Presiden dapat berjalan dengan baik di Mojokerto, terutama MBG (Makan Bergizi Gratis), CKG (Cek Kesehatan Gratis), serta program prioritas lainnya,” ujarnya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut antara lain Bupati Mojokerto Muhammad Al-Barra, perwakilan delegasi Sudan Syekh Sadiq Bilal, perwakilan delegasi Mesir Syekh Ahmad Muhammad, serta jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Mojokerto. Tokoh lain yang juga tampak mendampingi adalah Mundzir Masruri dan Yohanes Bambang.

Artikel Lainnya

Malang Menyala! MCF Sulap Eks Toko Roti “Delicious” Jadi Kanvas Digital Media Arts

ICCN Fasilitasi Ternate Youth Planner 2026, Dukung Kota Rempah sebagai Gerbang Gastronomi Dunia

Perjanjian Perdagangan RI-AS: Indonesia Hapus 99% Tarif Barang Amerika hingga Izin Freeport Diperpanjang