Pelatih Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U17, Nova Arianto, mengapresiasi perkembangan positif anak asuhnya usai pertandingan uji coba kedua melawan Tiongkok U17 pada Rabu, 11 Februari 2026. Dalam laga yang digelar di Indomilk Arena, Tangerang tersebut, Garuda Muda kalah tipis 2-3 dari skuad muda Team Dragon.
Indonesia U17 memberikan perlawanan sengit melalui gol Chico Jericho Yarangga pada menit ke-23 dan eksekusi penalti Miraj Rizki Sulaeman di menit ke-49. Namun, Tiongkok U17 mampu membalas melalui gol Zhao Songyuan, He Sifan, serta Zhang Bolin yang mencetak gol penentu kemenangan di menit-menit akhir pertandingan.
Meski hasil akhir belum sesuai harapan, Nova menilai performa Garuda Muda menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan pertemuan pertama akhir pekan lalu. “Hari ini kita melihat wajah pertandingan yang berbeda, sebelumnya kita kalah 7-0 dan hari ini saya bersyukur walaupun hasilnya belum sesuai harapan,” ungkap Nova saat konferensi pers.
Aspek mental menjadi perhatian utama yang diapresiasi oleh Nova setelah skuad Garuda Muda sempat terpuruk akibat kekalahan tujuh gol tanpa balas di laga sebelumnya. Ia menegaskan bahwa tanpa kekuatan mental yang tangguh, akan sangat sulit bagi pemain muda untuk mengimbangi intensitas permainan tim sekelas Tiongkok.
Selain faktor mental, ia menyebutkan bahwa disiplin taktik dalam menjalankan instruksi pelatih juga terlihat jauh lebih matang sepanjang jalannya pertandingan. Nova menilai kepercayaan diri pemain meningkat pesat, terutama dalam organisasi pertahanan (set defending) yang sebelumnya menjadi celah besar bagi lawan.
“Saya melihat para pemain berubah secara mental, menurut saya itu hal yang sangat penting karena jika tidak kuat kita akan sulit menghadapi tim sekelas Tiongkok,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa dibandingkan pertandingan uji coba pertama, kepercayaan diri dan disiplin Garuda Muda dalam bertahan terlihat jauh lebih baik.
Nova mengungkapkan bahwa dua pertandingan uji coba melawan Tiongkok U17 ini menjadi bagian penting dalam evaluasi dan observasi skuad menjelang mengikuti agenda resmi. “Dengan dua pertandingan ini, kita bisa melihat level tim ada di mana dan apa yang harus diperbaiki ke depannya,” tegas pelatih asal Semarang tersebut.
Kendati demikian, ia juga menekankan pentingnya jam terbang internasional bagi para pemain Indonesia U17 yang sebagian besar baru menjalani debut di level negara. Ia berharap dengan semakin banyak agenda uji coba internasional, para pemain akan lebih siap secara mental maupun kedisiplinan taktik saat bertanding.
Berdasarkan jadwal, Timnas Indonesia U17 tengah bersiap menghadapi kompetisi Piala AFF U17 dan Piala Asia U17 2026. Nova pun berharap para pemain dapat terus menjaga konsistensi, disiplin, serta keberaniannya dalam bermain. “Saya meminta para pemain memiliki hati yang besar, agar tidak takut menghadapi siapa pun,” tuturnya.




