Manchester United secara resmi memecat Ruben Amorim sebagai pelatih kepala pada Senin, 5 Januari 2026. Keputusan memecat Amorim ini diambil oleh manajemen klub setelah melihat penurunan performa Setan Merah yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir di kompetisi Premier League.
Ruben Amorim sebelumnya ditunjuk pada November 2024 dan sempat memberikan harapan besar bagi publik Old Trafford. Salah satu pencapaian terbaiknya adalah berhasil membawa Setan Merah melaju hingga ke babak Final UEFA Europa League yang berlangsung di Bilbao pada Mei 2025 lalu.
Namun, kegemilangan di kompetisi Eropa musim lalu tidak berlanjut pada konsistensi di liga musim ini. Manchester United saat ini tertahan di peringkat enam klasemen Premier League, jajaran kepemimpinan klub pun dengan berat hati mengambil keputusan bahwa inilah saat yang tepat untuk melakukan perubahan.
Langkah tegas tersebut dipicu oleh tren negatif di mana Setan Merah tercatat hanya mampu meraih dua kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir sejak awal Desember 2025. Rentetan hasil imbang melawan tim-tim papan tengah ini membuat posisi klub semakin jauh dari persaingan zona Liga Champions.
Berdasarkan tabel klasemen Premier League terbaru, Manchester United kini mengoleksi 31 poin dari 20 pertandingan yang telah dijalani. Mereka terpaut jauh, yakni 17 poin, dari Arsenal yang kokoh di puncak klasemen dengan 48 poin, serta tertinggal dari Chelsea dan Liverpool di posisi empat besar.
“Manajemen klub telah menetapkan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan penyegaran di kursi kepelatihan. Langkah ini diambil guna membuka peluang terbaik bagi tim untuk mengakhiri musim di posisi setinggi mungkin pada klasemen Premier League,” tulis pernyataan resmi Manchester United.
Pihak klub juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan oleh pelatih asal Portugal tersebut selama masa jabatannya. Manchester United menyatakan ingin berterima kasih kepada Ruben atas kontribusinya bagi klub dan mendoakan yang terbaik bagi perjalanan kariernya di masa depan.
Sebagai langkah transisi cepat, manajemen telah menunjuk sosok internal untuk mengisi kekosongan kursi kepelatihan sementara. Darren Fletcher akan memimpin tim dalam pertandingan penting melawan Burnley yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu mendatang untuk mengembalikan kestabilan permainan tim.
Tugas berat kini menanti Fletcher untuk segera memutus tren buruk dan mengembalikan identitas kemenangan di Old Trafford. Evaluasi menyeluruh terhadap skuad diperkirakan akan terus dilakukan sembari manajemen mencari sosok pelatih permanen yang baru guna membangun proyek masa depan klub.
Kini, seluruh mata tertuju pada laga debut Darren Fletcher sebagai pelatih interim di tengah pekan nanti. Kemenangan melawan Burnley menjadi harga mati jika Manchester United ingin menjaga peluang mereka untuk merangkak naik kembali dan bersaing ketat di papan atas klasemen liga.