Alasan John Herdman Pilih Indonesia: Dari Gairah Suporter Hingga Ambisi Mencetak Sejarah

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia dalam konferensi pers yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, pada Selasa, 13 Januari 2026. Foto: YouTube Timnas Indonesia

John Herdman mengungkapkan bahwa alasan utama dirinya menerima tantangan melatih Timnas Indonesia adalah karena kekagumannya pada gairah para suporter. Pelatih asal Inggris ini merasa bahwa energi besar yang ditunjukkan masyarakat Indonesia adalah modal berharga untuk bersaing di level internasional.

Dalam pernyataannya, Herdman menyebut bahwa dukungan luar biasa dari suporter Garuda menjadi inspirasi terbesarnya menerima pinangan PSSI ini. “Kelompok pendukung ini, masyarakat ini, mereka layak untuk berada di panggung tertinggi sepak bola dunia,” tegasnya saat konferensi pers di Hotel Mulia, Jakarta, pada Selasa, 13 Januari 2025.

Bagi Herdman, atmosfer sepak bola di Indonesia mengingatkannya pada kota asalnya, Newcastle, yang sangat mencintai sepak bola. “Itulah yang saya rasakan setiap kali saya melihat Indonesia bermain. Sang Garuda dan orang-orang yang mendukungnya,” jelas pelatih yang pernah membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 tersebut.

Gairah suporter inilah yang kemudian ia jadikan landasan untuk memasang target besar, yakni membawa Indonesia ke tempat yang belum pernah dicapai sebelumnya, Piala Dunia. Ia pun berambisi untuk mengonversi energi dari tribun penonton tersebut menjadi kekuatan kolektif di dalam lapangan pertandingan.

“Saya akan membawa gairah saya untuk membantu negara ini menuju tempat yang diharapkan, yang belum pernah dicapai sebelumnya,” tutur Herdman. Baginya, pendukung Indonesia sudah terlalu lama menunggu untuk melihat tim nasionalnya berlaga dan dihargai di panggung sepak bola dunia.

Oleh karena itulah, target utamanya bersama Timnas Indonesia tidak hanya sekadar kemenangan sesaat, melainkan mencetak sejarah besar yang akan diingat oleh generasi mendatang. Ia ingin para suporter memiliki kebanggaan yang lebih tinggi saat melihat tim nasional mereka bertanding melawan negara-negara kuat.

“Kita berkomitmen pada sejarah, untuk mencetak sejarah, dan meninggalkan warisan bagi generasi berikutnya agar percaya bahwa kita adalah negara sepak bola,” tegas pelatih berusia 50 tahun ini. Herdman ingin memastikan bahwa identitas sepak bola Indonesia benar-benar berakar dari semangat para pendukungnya yang luar biasa.

Kini, bersama asisten pelatih César Meylan, Herdman siap bekerja keras untuk memenuhi harapan jutaan suporter Garuda yang mendambakan prestasi tim nasionalnya. Era baru di bawah arahannya diharapkan mampu mewujudkan mimpi kolektif seluruh rakyat Indonesia, yakni berlaga di kancah sepak bola dunia.

Sebagaimana diketahui, sosok John Herdman sendiri bukanlah nama sembarangan di kancah sepak bola internasional dengan rekam jejak yang luar biasa. Ia merupakan satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari negara yang sama lolos ke putaran final Piala Dunia.

Sebelum berlabuh ke Indonesia, pelatih berusia 50 tahun ini membangun reputasi besar bersama Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Kanada. Puncaknya adalah ketika ia mengakhiri penantian 36 tahun dengan membawa Les Rouges, julukan Timnas Kanada, berlaga dalam ajang FIFA World Cup 2022 di Qatar.

Tak hanya di tim putra, prestasinya di Timnas Putri juga sangat mentereng dengan raihan dua medali perunggu Olimpiade pada edisi London 2012 dan Rio 2016. Pengalaman sukses di berbagai level kompetisi dunia inilah yang menjadi alasan kuat PSSI meminang pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

John Herdman mengawali karier kepelatihannya di Selandia Baru, di mana ia mengabdikan diri selama satu dekade untuk membangun sistem pengembangan pemain nasional. Bekal pengalaman lintas budaya dan kemampuan membangun fondasi tim inilah yang kini ia bawa untuk memajukan skuad Garuda.

Kehadiran Herdman pun diharapkan oleh PSSI serta seluruh masyarakat pecinta sepak bola Tanah Air mampu meningkatkan standar performa Timnas Indonesia secara berkelanjutan. Dengan bergabungnya Herdman, era baru sepak bola nasional yang lebih profesional dan berbasis sains olahraga resmi dimulai.

Artikel Lainnya

ICCN Luncurkan GANUSA AI: Temukan Jati Diri Kreatifmu di Wajah Baru iccn.or.id

MBG ‘Makan Korban’ Lagi, Komisi IX DPR Semprot BGN dan Desak Sanksi Tegas SPPG

Aktivis Greenpeace Indonesia dan Kreator Konten Resmi Laporkan Rentetan Teror ke Bareskrim Polri